eeda journey

catatan reportase seorang jurnalis:
pendidikan,hukum,sosial politik, budaya

7:47 PM

Laboratorium Tak Hanya Sebagai Pelengkap

Posted by Eeda |

SEMARANG- Kemajuan teknologi selalu diiringi oleh berkembangnya berbagai penyakit. Karena itulah kebutuhan laboratorium tidak lagi dipandang sebagai pelengkap. Pasalnya sebelum memberikan diagnosa, para dokterpun selalu merujuk pada hasil tes laboratorium untuk penyakit seperi HIV/AIDS, hepatitis, flu burung, demam berdarah, dan sebagainya. Hal itu diungkapkan Direktur Bina Pelayanan Penunjang Medik Dirjen Pelayanan Medik Depkes dr Abdul Rival MKes pada Rakernas VII Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PALTEKI) di Hotel Horison (21/7).

Pada acara yang bertemakan ''Peningkatan Profesionalisme Analis Kesehatan Melalui Legalitas Kompetensi'' itu ia menambahkan ada tantangan yang harus dijawab para analis kesehatan. Dicontohkannya, seiring dengan meningkatnya pendidikan masyarakat, maka dituntut hasil yang lebih baik. Karena itulah ia berharap Rakernas itu dapat berkelanjutan dan mampu menjawab berbagai permasalahan.
Pada pertemuan yang dihadiri 350an peserta dari 26 provinsi dan 165 cabang kabupaten PATELKI se-Indonesia itu, Abdul juga berharap agar tenaga analis kesehatan jangan menumpuk di kota besar namun juga didaerah terpencil dan perbatasan. Abdul optimistis bahwa SDM dan peralatan yang ada di Indonesia sudah berkualitas. Namun yang tidak boleh diabaikan dan harus ditingkatkan adalah masalah pelayanan. ''Apa yang kita miliki tidak kalah dengan luar negeri.'' Pemerintah pusat sendiri, imbuhnya, sudah memberikan bantuan kepada daerah terkait peralatan dan SDM.
Adapun Ketua Umum DPP PATELKI Drs Soewadi Zakaria menekankan bahwa laboratorium harus menjadi kebutuhan primer dan bukan hanya sebagai pelengkap diagnosa. Setidaknya di puskemas, kata dia, pelayanan standar minimal harus diberikan.
Eddy Soesanto dari Pemprov Jateng yang mewakili Gubernur dalam sambutannya mengatakan bahwa kehadiran PATELKI sangat penting dalam memberikan kontribusi bagi program Indonesia Sehat 2010. Karena itulah, katanya, peralatan laboratorium harus berkualitas dan terjangkau. (H11-)


Grab this Widget ~ Blogger Accessories
Subscribe