eeda journey

catatan reportase seorang jurnalis:
pendidikan,hukum,sosial politik, budaya

6:07 PM

Guru Besar Pertama Undip Bidang Epilepsi

Posted by Eeda |

SEMARANG-Prof dr Zainal Muttaqin PhD Sp BS (K) resmi dikukuhkan sebagai guru besar Undip dari fakultas kedokteran. Ia adalah guru besar pertama Undip dalam bidang epilepsi. Hal itu dikatakan Rektor Undip Prof Dr dr Susilo Wibowo MS Med SpAnd saat upacara penerimaan jabatan guru besar FK Undip di gedung Prof Soedarto SH Tembalang (19/8). Rektor berharap apa yang dirintis pria kelahiran Semarang 24-11-1957 itu diteruskan dokter-dokter lain.


Solusi bedah bagi penderita epilepsi yang dipeloporinnya, tandas Rektor, telah menghemat uang negara. Pasalnya, obat yang biasanya dikonsumsi para penderita, saat ini harganya sudah tidak terjangkau lagi. ''Jadi solusi bedah syaraf harus ditawarkan.''
Karena itulah ia berpesan pada lulusan S3 ilmu bedah syaraf Hiroshima University itu untuk menjaga reputasi. ''Karena itulah aset terbesar yang dimiliki. Kepercayaan masyarakat pada dokter sangat tinggi.''
Dia juga meminta suami dari Nadhira itu untuk terus mengembangkan keilmuannya demi bangsa dan negara. Pada kesempatan itu, Rektor mengkritik mereka yang menyalahgunakan ilmu yang dimiliki. Susilo juga memuji dedikasi all out yang ditunjukkan Zainal dalam bekerja.
Susilo mengajak masyarakat agar memahami bahwa epilepsi bukanlah penyakit menular atau keturunan. Namun tidak bisa dipungkiri bahwa penyakit yang biasa disebut ayan itu berimbas depresi pada penderitanya bahkan kecenderungan bunuh diri. ''Seperempat penderita epilepsi memiliki kecenderungan bunuh diri dan 10% pasien gangguan jiwa adalah penderita epilepsi.''
Karena itulah dalam pidato pengukuhannya, Zainal mengimbau masyarakat untuk menerima secara wajar penderita ayan. ''Mereka sama saja dengan orang lain. Jangan ada lagi pandangan yang salah dan sumir terhadap mereka. Diskriminasi dalam kesempatan pendidikan dan kerja juga harus dihilangkan.'' Epilepsi, sambungnya, bisa terjadi pada siapa saja, kaya atau miskin, berpendidikan, maupun yang tidak berpendidikan.
(H11-)

Grab this Widget ~ Blogger Accessories
Subscribe